Robot Humanoid Nvidia Resmi Diluncurkan untuk Kampus

Robot Humanoid Nvidia Resmi Diluncurkan untuk Kampus
Kucatat.com,

Robot Humanoid Nvidia resmi diperkenalkan dalam ajang NVIDIA GTC Taipei. Robot ini dirancang untuk membantu kampus dan lembaga penelitian mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) menggunakan platform yang lebih terbuka dan terintegrasi.

Mengutip dari pengumuman resmi NVIDIA, platform tersebut diberi nama NVIDIA Isaac GR00T Reference Humanoid Robot.

Sistem ini menggabungkan robot humanoid Unitree H2 Plus, tangan robotik Sharpa Wave, komputer Jetson Thor, serta perangkat lunak NVIDIA Isaac GR00T dalam satu paket pengembangan.

NVIDIA menjelaskan bahwa pengembangan robot humanoid selama ini masih menghadapi banyak tantangan karena peneliti harus menggabungkan berbagai komponen secara terpisah, mulai dari perangkat keras, pengumpulan data, simulasi, pelatihan AI, hingga pengujian robot.

Melalui Robot Humanoid Nvidia ini, seluruh komponen utama tersebut disatukan dalam satu sistem sehingga proses penelitian dapat dilakukan lebih cepat.

Pendiri dan CEO NVIDIA Jensen Huang mengatakan robot humanoid diperkirakan akan menjadi bagian penting dari perkembangan AI di berbagai sektor industri.

“Robot humanoid akan membawa AI fisik ke industri-industri terbesar di dunia dan membuka peluang ekonomi bernilai triliunan dolar,” kata Huang.

Ia menambahkan bahwa platform baru ini dibuat untuk membantu para peneliti mengembangkan teknologi robot yang lebih canggih.

“Robot Humanoid Referensi NVIDIA Isaac GR00T memberikan kepada para peneliti satu platform terbuka untuk menghasilkan penemuan-penemuan baru menuju kecerdasan fisik serbaguna,” ujarnya.

Menurut NVIDIA, platform tersebut memungkinkan peneliti tetap memiliki kendali atas data robot, data pelatihan, serta berbagai informasi yang dihasilkan selama proses pengembangan.

Selain mendukung Unitree H2 Plus, platform Isaac GR00T juga akan mendukung robot Unitree G1 yang saat ini banyak digunakan oleh pengembang robotika dan institusi penelitian.

Sejumlah lembaga riset telah menyatakan akan menggunakan Robot Humanoid Nvidia untuk mendukung penelitian mereka.

Beberapa di antaranya adalah Stanford Robotics Center, ETH Zurich, Ai2, serta Advanced Robotics and Controls Laboratory dari University of California San Diego.

Direktur Eksekutif Stanford Robotics Center Steve Cousins mengatakan platform terbuka dapat membantu mempercepat perkembangan teknologi robotika.

“Robotika berkembang paling cepat ketika para peneliti dapat membangun di atas platform terbuka, berbagi kode, dan menguji ide pada mesin nyata,” katanya.

Profesor ETH Zurich Marco Hutter menyebut platform tersebut memberikan akses kepada para peneliti untuk mengumpulkan data, menguji algoritma, dan memvalidasi kemampuan robot.

“Desain referensi NVIDIA Isaac GR00T memberikan kepada tim kami platform humanoid mutakhir untuk mengumpulkan data, menguji algoritma, dan memvalidasi perilaku robot dengan platform pengembangan NVIDIA Isaac GR00T,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Skild AI Deepak Pathak menilai kehadiran desain referensi seperti ini dapat memperluas akses penelitian robot humanoid.

“Desain referensi memungkinkan lebih banyak peneliti ikut terlibat dalam penelitian humanoid terdepan dan bergerak lebih cepat dari ide menuju eksperimen. Ini membantu mendorong seluruh ekosistem penelitian robotika,” kata Pathak.

NVIDIA juga menyebut tim NVIDIA Research akan menggunakan platform tersebut untuk mengembangkan model, kerangka kerja, dan perangkat keras Isaac GR00T di masa mendatang.

Robot Humanoid Nvidia dijadwalkan mulai tersedia melalui Unitree pada akhir 2026. Sementara itu, alur kerja Isaac GR00T untuk robot Unitree G1 akan segera tersedia melalui GitHub dan Hugging Face bagi para pengembang robot di berbagai negara.

Belum ada komentar

Kucatat Kucatat